Makna Lagu No Role Modelz – J. Cole. Lagu No Role Modelz dari J. Cole tetap menjadi salah satu track paling introspektif dan relatable dalam hip-hop hingga tahun 2025. Dirilis pada 2014 di album 2014 Forest Hills Drive, lagu ini langsung jadi favorit berkat sample soulful dan lirik yang jujur. Pesan utamanya adalah kritik terhadap kurangnya panutan positif di masyarakat, khususnya bagi generasi muda kulit hitam, sambil refleksi atas hubungan toksik, ketenaran, dan godaan dunia hiburan. Dengan hook “First things first rest in peace Uncle Phil” yang ikonik, lagu ini campur nostalgia, kemarahan, dan harapan, membuatnya timeless dan sering dikutip dalam diskusi sosial. BERITA BASKET
Kritik terhadap Panutan dan Budaya Selebriti: Makna Lagu No Role Modelz – J. Cole
Kritik terhadap Panutan dan Budaya Selebriti menjadi inti tajam dari No Role Modelz. J. Cole sindir artis dan figur publik yang jadi idola tapi hidup penuh kemunafikan: “She shallow but the pussy deep” atau gambaran wanita yang terobsesi ketenaran tanpa substansi. Dia sebut kurangnya role model asli—bukan atlet atau rapper yang flexing uang dan wanita, tapi orang yang ajarkan nilai sejati seperti pendidikan dan tanggung jawab. Hook tentang Uncle Phil dari sitkom lama adalah nostalgia atas figur ayah yang bijak dan stabil, kontras dengan panutan modern yang sering rusak oleh narkoba, kekerasan, atau skandal. Makna ini adalah seruan bahwa masyarakat butuh teladan lebih baik, terutama bagi anak muda yang tumbuh tanpa ayah atau guidance positif di lingkungan keras.
Refleksi atas Hubungan dan Godaan Ketenaran: Makna Lagu No Role Modelz – J. Cole
Refleksi atas Hubungan dan Godaan Ketenaran memberikan lapisan pribadi yang membuat lagu ini terasa autentik. Cole ceritakan pengalaman dengan wanita yang datang karena statusnya: “Don’t save her, she don’t wanna be saved” yang jadi mantra penolakan terhadap hubungan toksik di mana pasangan hanya mau shine tanpa usaha. Dia akui godaan dunia musik—pesta, wanita mudah, dan ego—tapi tetap pilih jaga integritas. Lirik tentang ibunya yang ajarkan “Be a man, stand for something” tunjukkan bagaimana dia cari role model di keluarga, bukan di luar. Makna ini adalah pengakuan bahwa ketenaran bikin sulit bedain yang tulus dari yang oportunis, dan pria harus tetap punya prinsip meski godaan di mana-mana.
Harapan untuk Generasi Berikutnya
Harapan untuk Generasi Berikutnya muncul sebagai nada positif di tengah kritik. Cole tekankan pentingnya jadi role model sendiri: bukan ikut tren destruktif, tapi bangun nilai dari dalam seperti kerja keras, kesetiaan, dan self-respect. Dia gambarkan visi masa depan di mana anak muda pilih jalan lebih baik—pendidikan, keluarga stabil, dan hindari jebakan jalanan atau hiburan palsu. Sample vokal yang soulful beri rasa harapan, seolah lagu ini bukan hanya keluhan tapi panggilan untuk berubah. Di tahun 2025, lagu ini masih relevan karena isu kurangnya panutan positif—dari pengaruh media sosial hingga selebriti bermasalah—masih jadi masalah besar bagi generasi muda.
Kesimpulan
No Role Modelz bukan sekadar kritik masyarakat, tapi refleksi mendalam J. Cole atas kurangnya teladan, hubungan toksik, dan tanggung jawab pribadi di dunia yang penuh godaan. Di tahun 2025, maknanya semakin kuat sebagai pengingat bahwa panutan sejati datang dari dalam dan sekitar dekat, bukan dari layar atau panggung. Dari nostalgia Uncle Phil hingga seruan don’t save her, lagu ini ajarkan untuk tetap punya prinsip dan jadi contoh bagi yang berikutnya. Cole berhasil satukan kemarahan, nostalgia, dan harapan dalam beat yang timeless, membuat lagu ini klasik abadi. Dengarkan lagi, renungkan liriknya, dan ingat: kalau tak ada role model, jadilah satu. Lagu ini terus menginspirasi untuk hidup lebih bijak dan bertanggung jawab.