Makna Lagu Angeleyes – ABBA

Makna Lagu Angeleyes – ABBA. Lagu Angeleyes tetap menjadi salah satu trek disco-pop paling menggoda namun bijak dalam katalog musik dunia. Dirilis pada Juli 1979 sebagai double A-side single bersama Voulez-Vous dari album keenam, lagu ini langsung menjadi hit besar di Eropa. Di awal 2026 ini, dengan konser virtual yang diperpanjang hingga Juli di London dan lagu ini masuk dalam pembaruan setlist baru-baru ini, makna peringatan tentang penipuan cinta terus relevan bagi pendengar muda. BERITA VOLI

Pendahuluan: Makna Lagu Angeleyes – ABBA

Angeleyes menampilkan vokal utama bersama dari dua penyanyi wanita, dengan refrain “ah-ha-ha” yang ikonik dan aransemen disco yang energik. Lagu ini menduduki posisi tiga di tangga lagu Inggris sebagai double A-side, serta sukses di banyak negara lain. Meski nada lagunya ceria dan dansa, liriknya justru membawa pesan hati-hati tentang pria tampan yang menipu. Saat ini, lagu ini sering dimainkan dalam konser digital di London setelah masuk setlist terbaru pada 2025, membawa nuansa playful sekaligus reflektif ke audiens global.

Sejarah Penciptaan dan Rekaman: Makna Lagu Angeleyes – ABBA

Lagu ini direkam mulai Oktober hingga November 1978 di studio Polar Music, Stockholm, dengan judul kerja “Katakusom”. Duo penulis utama menciptakannya di puncak era disco, menggabungkan riff synthesizer dan gitar yang catchy dengan harmoni vokal khas. Awalnya bagian dari album Voulez-Vous, lagu ini dipilih sebagai sisi A ganda di Inggris karena potensi komersialnya yang tinggi. Proses rekaman menunjukkan eksperimen grup dalam memadukan beat dansa dengan narasi yang lebih dalam, menghasilkan trek yang ringan tapi berkesan.

Analisis Lirik dan Tema Peringatan

Lirik Angeleyes menceritakan seorang wanita yang melihat mantannya bersama gadis baru, lalu memperingatkan bahwa tatapan “angel eyes” pria itu hanya topeng. Frasa seperti “Look into his angeleyes, one look and you’re hypnotised” dan “He’ll take your heart and you must pay the price” menggambarkan bagaimana pesona tampan bisa menyesatkan, membuat korban merasa di surga sebelum sadar ada penipuan. Tema utama adalah hati-hati terhadap player yang memainkan permainan cinta—dengan nada upbeat, lagu ini merayakan pengalaman pahit sebagai pelajaran, seolah narator melindungi wanita lain dari kesalahan yang sama.

Relevansi Terkini dan Penampilan Digital

Di awal 2026 ini, Angeleyes menjadi bagian dari konser virtual di London yang diperpanjang hingga Juli, setelah ditambahkan dalam pembaruan setlist untuk ulang tahun ketiga pada 2025. Lagu ini sering memicu euforia dansa dengan visual energik, menarik generasi baru yang menemukan kembali pesan peringatannya di era hubungan modern. Makna tentang tidak terjebak penampilan luar tetap aktual, terutama dengan tren nostalgia disco yang bangkit. Lagu ini juga sering muncul di tribut dan kompilasi, membuktikan daya tariknya sebagai anthem bijak yang fun.

Kesimpulan

Angeleyes bukan sekadar lagu dansa—ia adalah peringatan cerdas tentang ilusi cinta yang menipu. Dengan refrain menggoda dan lirik yang tajam, lagu ini menangkap kontras antara pesona luar dan kenyataan pahit. Hampir setengah abad kemudian, termasuk di panggung virtual terkini, ia terus mengajak pendengar waspada sambil menikmati irama. Warisan lagu ini membuktikan bagaimana musik pop bisa menyampaikan nasihat mendalam dengan cara yang tetap menghibur dan abadi.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *