Review Makna lagu Yes And? : Ya Dan Apa Lagi

Review Makna lagu Yes And? : Ya Dan Apa Lagi. Di tengah antusiasme penggemar menyambut The Eternal Sunshine Tour yang akan dimulai Juni 2026, lagu “yes, and?” milik Ariana Grande kembali menjadi pusat perbincangan. Tur ini, yang diumumkan pada Agustus 2025 sebagai tur pertama Grande dalam enam tahun, dijadwalkan melintasi Amerika Utara dan Eropa, termasuk 10 malam di The O2 Arena London, dan disebut-sebut sebagai “one last hurrah” sebelum ia hiatus panjang dari panggung. Dirilis pada 12 Januari 2024 sebagai single utama dari album eternal sunshine, lagu ini kini mendapat sorotan baru lewat update setlist tour yang bocor, di mana “yes, and?” diposisikan sebagai pembuka energik. Review makna lagu ini mengupas frasa “ya dan apa lagi” sebagai sikap tegas terhadap kritik dan gosip, tetap relevan di 2026 ketika Grande fokus pada eksplorasi akting pasca-sukses film Wicked. Dengan nuansa house music yang terinspirasi Madonna, lagu ini bukan sekadar comeback, tapi manifesto self-empowerment di era di mana kehidupan pribadi selebriti sering jadi bahan konsumsi publik. INFO CASINO

Latar Belakang dan Penciptaan Lagu: Review Makna lagu Yes And? : Ya Dan Apa Lagi

Ariana Grande, penyanyi asal Florida yang lahir pada 1993, telah melalui fase karier yang penuh gejolak, dari bintang Nickelodeon hingga pop icon dengan vokal empat oktaf. Album eternal sunshine, dirilis Maret 2024, terinspirasi dari film klasik Eternal Sunshine of the Spotless Mind, dan menandai era baru pasca-perceraiannya dari Dalton Gomez. “yes, and?” menjadi single pertama, diproduksi oleh Grande bersama Max Martin dan Ilya Salmanzadeh, duo di balik hits seperti “Problem” dan “God is a Woman”. Lagu ini menggabungkan elemen house 1990-an dengan beat upbeat, tempo 119 BPM, dan sampel halus dari Madonna’s “Vogue”, menciptakan sound danceable yang kontras dengan lirik konfrontatif.
Proses penciptaan berlangsung di studio Swedia dan Los Angeles selama 2023, di tengah kontroversi hubungannya dengan Ethan Slater, lawan main di Wicked. Grande mengaku lagu ini lahir dari frustrasi atas spekulasi media tentang tubuhnya, perceraian, dan romansa baru. Video musiknya, disutradarai oleh Christian Breslauer, menampilkan Grande menghadapi kritikus dalam setting teater, simbolisasi pembalasan. Dirilis tepat sebelum album, “yes, and?” debut di nomor satu Billboard Hot 100, menjadi single keenam Grande yang mencapai puncak, dan mencatat 11 juta stream di hari pertama. Di 2026, dengan The Eternal Sunshine Tour yang dijadwalkan hingga September, lagu ini seperti jembatan antara masa lalu dan masa depan Grande, terutama setelah ia sebut tur ini sebagai “last for a long time” dalam wawancara dengan BBC November 2025. Tur ini mendukung album positions (2020) dan eternal sunshine, dengan tiket yang sempat dibatalkan karena pelanggaran aturan dan akan dirilis ulang Februari 2026 via Ticketmaster.

Analisis Lirik dan Makna Mendalam: Review Makna lagu Yes And? : Ya Dan Apa Lagi

Makna utama “yes, and?” terletak pada sikap afirmatif “ya dan apa lagi”, yang berasal dari teknik improvisasi teater—menerima ide dan menambahkannya—tapi diadaptasi sebagai respons tegas terhadap haters. Lirik pembuka, “In case you haven’t noticed / Well, everybody’s tired / And healin’ from somebody / Or somethin’ we don’t see just right,” langsung menyentuh tema pemulihan pasca-trauma. Chorus ikonik: “Yes, and? / Say that shit with your chest, and / Be your own fuckin’ best friend / Say that shit with your chest / Keep movin’ like, ‘What’s next?’ / Yes, and?” — mengajak pendengar untuk tegas dan mandiri, mengabaikan opini luar.
Secara mendalam, lagu ini alegori tentang batas privasi. Grande membahas body-shaming: “Don’t comment on my body, do not reply,” dan gosip romansa: “Why do you care so much whose dick I ride?” Ini langsung merujuk pada rumor affair dengan Slater, di mana Grande dituduh “homewrecker”. Bridge menekankan energi pribadi: “Your energy is yours and mine is mine / What’s mine is mine / My face is sittin’, I don’t need no disguise.” Musikalitasnya mendukung—dengan synth house, bass groovy, dan vokal layered—membuatnya seperti obat penghilang stres. Di 2026, makna ini semakin relevan dengan pernyataan Grande di Critics Choice Awards Januari bahwa tur sedang dalam “good place”, mencerminkan evolusinya dari korban gosip menjadi artis yang mengontrol narasi. Banyak pendengar melihatnya sebagai anthem mental health, terutama Gen Z yang menghadapi tekanan online, di mana “yes, and?” berarti menerima diri dan melanjutkan tanpa permintaan maaf.

 

Dampak Budaya dan Penerimaan Saat Ini

Sejak rilis, “yes, and?” telah membentuk budaya pop dengan pesan defiannya. Lagu ini mencapai 2 miliar stream di Spotify, memenangkan MTV Video Music Award untuk Best Dance pada 2024, dan menjadi viral di TikTok dengan challenge “say that shit with your chest”. Video musiknya, dengan 300 juta views, memicu diskusi tentang apropriasi ballroom culture, tapi Grande dapat pujian atas homage ke Madonna dan house music pasca-Beyoncé’s Renaissance. Kritikus seperti The Guardian menyebutnya “defiant kiss-off to the haters”, sementara Variety highlight vibe Janet Jackson.
Dampaknya global: di Indonesia, lagu ini populer di playlist dance dan sering dipakai di konten motivasi, resonan dengan budaya muda yang anti-gosip. Namun, kontroversi muncul saat lirik vulgar dikritik konservatif, meski Grande pertahankan sebagai bentuk autentisitas. Di 2026, penerimaan tetap kuat; update Ticketmaster Februari untuk tur membawa lagu kembali ke chart, terutama setelah Grande sebut tur “half the size” dari sebelumnya dalam wawancara Interview magazine November 2025. Ini menandai shift Grande ke akting, dengan peran di American Horror Story season premiere Halloween 2026 bersama Sarah Paulson. Dampak budaya meluas ke diskusi feminisme, di mana lagu ini jadi contoh perempuan mengambil kendali. Di tengah tren musik AI, “yes, and?” mengingatkan pada kekuatan lirik pribadi, terus trending di platform seperti Instagram dengan posting fan tentang “one last hurrah”.

Kesimpulan

“yes, and?” tetap menjadi simbol keberanian diri, dengan makna “ya dan apa lagi” yang mendorong pengabaian kritik dan fokus pada diri sendiri. Dari rilis 2024 hingga The Eternal Sunshine Tour 2026 yang mungkin jadi terakhir untuk waktu lama, lagu ini evolusi sebagai anthem abadi, mencerminkan perjalanan Grande dari gosip ke pemberdayaan. Di era di mana privasi sering dilanggar, pesan Grande tentang batas energi tetap menginspirasi, membuktikan musik bisa jadi alat perlawanan halus. Dengan dampaknya yang luas, lagu ini bukan sekadar single, tapi legacy Grande yang mengajak kita semua untuk katakan “yes, and?” dan lanjutkan hidup.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *